Van Gaal : Ibu serta Nenek Saya Juga Tahu Kami Mesti Menyerang

Van Gaal : Ibu serta Nenek Saya Juga Tahu Kami Mesti Menyerang

Van Gaal : Ibu serta Nenek Saya Juga Tahu Kami Mesti Menyerang

Bandar Judi Bola, Manchester – Manajer Manchester United, Louis van Gaal, menyikapi kritik yang menyebutkan timnya mesti tampak lebih ofensif. ” Ibu serta nenek saya juga paham (kami mesti menyerang), ” balas Van Gaal.

‘Setan Merah’ menang 2-0 pada pertandingan melawan West Bromwich Albion di Old Trafford, Sabtu (7/11) malam WIB. Meski menang, United pernah kesusahan membongkar pertahanan West Brom, yang sering menumpuk 8 pemain di ruang pertahanan sendiri.

United pada akhirnya dapat membobol gawang West Brom pada menit ke-52. Terdapat banyak aspek yang melahirkan gol itu terkecuali kejelian Lingard lihat peluang emas yang tidak sering diperoleh timnya.

Pertama, blunder Chris Brunt dalam menyingkirkan umpan silang Anthony Martial. Brunt malah menyundul bola pas ke arah Lingard ada. Ke-2, positioning yang jelek dari Claudio Yacob. Alih-alih terus lakukan marking pada Lingard, yang berdiri di depan kotak penalti West Brom, Yacob jadi mengambil keputusan masuk ke kotak penalti sendiri untuk menolong rekan-rekannya menyingkirkan umpan silang.

Imbasnya, Lingard juga jadi tidak terbangun. Demikian bola jatuh di kakinya, gelandang berumur 22 th. itu segera melepas tendangan ke arah tiang jauh, yang lalu membobol gawang Boaz Myhill.

Bila gol pertama dilesakkan melalui tendangan jarak jauh, gol ke-2 United lahir dari sepakan penalti, menyusul pelanggaran Gareth McAuley pada Martial. McAuley memperoleh kartu merah serta Juan Mata mengeksekusi penalti itu dengan baik.

Meski menang serta menguasai penguasaan bola, United tak terlepas dari kritik. United dikira bermain terlampau lambat serta kurang cepat dalam melepas operan. Imbasnya, momentum untuk bangun serangan atau membuat kesempatan kerapkali melalui.

Kritik itu telah ditujukan pada ‘Setan Merah’ mulai sejak hadapi CSKA Moskow di matchday IV Liga Champions tengah minggu ini. Walau pada akhirnya menang 1-0, United bermain dengan diiringi seruan ” Attack! Attack! Attack! ” dari pendukung sendiri.

Van Gaal mengakui memahami dengan rasa frustrasi fans. Ia sendiri telah memberikan instruksi timnya untuk melepas operan lebih cepat di sepertiga akhir lapangan. Tetapi, ia juga mengaku bila hadapi tim yang tampak defensif tidaklah mudah.

Baca Juga : Atmosfer di Milan Saat ini Telah Lebih Tenang

” Saya memahami perasaan fans. Kami mesti menyerang tambah baik lagi hadapi tim yang bertahan dengan baik. Namun, sangat susah hadapi tim yang bermain seperti itu, ” tutur Van Gaal seperti ditulis Soccerway.

” Saya senantiasa senang support dari beberapa pendukung serta saya mesti terima opini dari mereka. Namun, saya pikir, mereka berlaku seperti itu lantaran dipengaruhi perkataan (eks gelandang United) Paul Scholes (yang menyebutkan permainan United menjemukan, red) serta penilaian yang ditulis media. ”

” Namun, semestinya mereka dapat juga mengkaji pertandingan. Saat berseru ‘Attack! Attack! Attack! ‘, namun tim telah tampak menghimpit sepanjang 85 menit, juga sebagai fans Anda juga mesti memikirkan, benarkah berseru seperti itu? ”

” Mereka seperti mau memberi tahu bahwa kami mesti cetak gol. Ibu serta nenek saya juga paham (kami mesti menyerang serta cetak gol). Gol memanglah segi paling utama dalam kompetisi, ” kata Van Gaal.

Saat hadapi CSKA Moskow, United memanglah tampak sangat menguasai. Mereka membuat 15 attempts selama kompetisi itu. Tetapi, penyelesaian akhir mereka terbilang jelek mengingat cuma 5 attempts salah satunya pas tujuan serta cuma 1 gol yang terwujud.

Anehnya, meski dikritik karena tampak monoton, United pernah tampak apik saat menaklukkan Everton 3-0 di Goodison Park sebagian minggu lantas. Saat itu, pemain-pemain United dinilai menggerakkan instruksi Van Gaal dengan baik, dimana mereka melepas operan-operan tanpa ada menghabiskan waktu terlampau lama.